Kamis, 24 Mei 2012

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM)


LAPORAN KEGIATAN
PRAKTIK TAMAN BACAAN MASYARAKAT
DI DESA AIR PAYANG KECAMATAN PULAU LAUT
KABUPATEN NATUNA

Disusun untuk memenuhi tugas
Matakuliah: Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan Tutor ; Herlan, S.Sos., M.Si
Disusun Oleh:
PROGRAM S-1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJBATAM
2012.1






LEMBAR PENGESAHAN
TAMAN BACAAN MASYARAKAT

Nama Mahasiswa                    : MUHAMMADIAH
NIM                                        : 814656399
POKJAR                                 : NATUNA
UPBJJ UT                               : BATAM
Laporan ini telah diterima dan disahkan oleh tutor mata kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan pada :
Hari                    :
Tanggal              :

Sebagai persyaratan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pembelajaran
Berwawasan Kemasyarakatan Program SI PGSD Pokjar Natuna
Kabupaten Natuna UPBJJ-UT Batam Tahun 2011.1

Ranai,
       Mengetahui

Kepala UPBJJ - UT Batam

Tutor/instruktur MK



Paken Pandiangan, S.Si.M.Si   NIP. 19700820 199703 1 003

Herlan, S.Sos, M.Si       NIP. 19720521 200604 1001

i

KATA PENGANTAR
Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga tugas berupa Laporan Praktik Taman Bacaan Masyarakat sebagai salah satu persyaratan mendapatkan nilai untuk matakuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan dapat diselesaikan pada waktunya.
Pada kesempatan yang berbahagia ini penulis mengucapkan terima kasih terutama kepada Bapak Herlan, S.Sos, M.Si selaku tutor/instruktur matakuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan atas bantuan dan bimbingannya sehingga tersusunnya Laporan Praktik ini.
Ucapan terima kasih dan penghargaan penulis ucapkan juga kepada yang terhormat:
a.     Paken Pandiangan, S.Si.M.Si selaku Kepala UPBJJ-UT Batam.
b.    Drs. H.M. Yunus, Dip.Ling., M.Si selaku Ketua Pengelola UPBJJ-UT Batam
PokjarNatuna.
c.     Seluruh warga belajar yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah turut
berperan serta dalam mengikuti program taman bacaan masyarakat
d.    Seluruh rekan-rekan mahasiswa program S-l PGSD Pokjar Natuna yang telah
memberikan dukungan baik moral maupun spiritual sehingga terselesainya tugas
ini
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Laporan Praktik Taman Bacaan Masyarakat ini masih terdapat kelemahan dan kekurangan untuk itu kritik dan saran sangat diharapkan dari para pembaca. Demikian tugas ini kami sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Ranai,        Nopember 2011

      Penulis
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN....................................................................          i
KATA PENGANTAR...............................................................................          ii
DAFTAR ISI................................................................................................... iii
BAB   I           PENDAHULUAN....................................................................... 1
A.  Latar Belakang...................................................................... 1
B.  Tujuan Kegiatan TBM........................................................... 2
C.  Manfaat Kegiatan TBM......................................................... 2
BAB   II        TAHAPAN PERSIAPAN PRAKTIK TBM..............................      3
A.  Deskripsi Jalannya Kegiatan TBM MA WAR......................   3
B.  Organisasi dan Manajemen TBM......................................      5
C.  Tempat dan Waktu Pelaksanaan............................................ 6
BAB   III       TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM TBM.....................     7
A.  Strategi Dalam Pelaksanaan Kegiatan TBM......................       7
B.  Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Program TBM......................... 8
C.  Strategi Dalam Meningkatkan Minat Baca Warga Belajar...    8
D.  Skenario Dalam Proses Pembelajaran TBM......................      9
E.   Kendala dan Upaya Penanggulangan Masalah TBM..........     12
BAB   IV       TAHAPAN EVALUASI KEGIATAN TBM ................................. 14


iii

BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Di era globalisasi ini, eksistensi dan kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Pengusaaan IPTEK mutlak diperlukan, sebab setiap titik aktivitas dalam dunia global adalah sangat tergantung dengan hal tersebut.
Salah satu program pendidikan sebagai tindak lanjut dan implementasi program pemerintah yang turut mendukung keberhasilan pembangunan dunia pendidikan adalah adanya pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Pengembangan program pendidikan berupa program Pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah salah satu program pemerintah yang mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan NasionaL, pasal 26 ayat (4), tcrcantum bahwa satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis.

 
Peningkatan kualitas sumber daya masyarakat dalam bentuk program taman bacaan ini telah dirintis sejak tahun lima puluhan berupa program kegiatan Taman Pustaka Rakyat (TPR), kemudian diperbaharui pada tahun 1992/1993 dengan adanya program kegiatan TBM. Dengan Program kegiatan TBM ini diharapkan nantinya dapat mewujudkan masyarakat gemar belajar {learning society) dengan salah satu indikatomya berupa masyarakat gemar membaca {reading society).

B. Tujuan Kegiatan TBM
Adapun tujuan dari kegiatan taman bacaari masyarakat (TBM) adalah:
1.                 Mengimplementasikan program pemerintah dalam meningkatkan sumber daya
manusia dalam wujud kegiatan TBM.
2.        Mewujudkan masyarakat yang gemar belajar (learning society).
3.        Mewujudkan masyarakat yang gemar membaca (reading society).
C.    Manfaat Kegiatan TBM
Adapun manfaat-manfaat dari kegiatan TBM bagi masyarakat adalah sebagai berikut;
a.  Dapat menumbuhkan minat, kecintaan, dan kegemaran membaca.
b.  Memperkaya pengalaman belajar dan pengetahuan bagi masyarakat.
c.  Menumbuhhkan kegiatan belajar mandiri.
d.  Membantu pengembangan kecakapan membaca.
e.  Menambah wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
  (IPTEK).
f.  Meningkatkan pemberdayaan masayarakat.



 

BAB II
 TAHAPAN PERSIAPAN PRAKTIK TBM

A. Deskripsi Jalannya Kegiatan TBM................
Program taman bacaan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan masyarakat gemar membaca (learning society) dengan salah satu indicator masyarakat gemar membaca bagi mereka yang buta aksara, putus sekolah atau tmat sekola tapi tidak melanjutkan perlu disediakan bahan bacaan agar dapat meningkatkan kemampuan pengetahuan, keterampilan dan memerluas wawasan sebagai bekal untuk mengembangkan diri, berkaj dan berusaha mandiri.
Langkah pertama dalam usaha penyusunan program kegiatan TBM ini adalah penulis mencari informasi dari kepala desa atau perangkat untuk mencari data tentang 7 warga belajar yang masih buta aksara, ataupun yang putus sekolah sehingga mereka mengalami warga sehingga kemudian mendokumentasikan calon peserta yang akan menjadi sasaran kegiatan berdasarkan data yang diperoleh dari desa. langkah berikutnya menyusun daftar calon peserta yang akan dijadikan sasaran kegiatan.
TBM   .............    diikuti   oleh   7   peserta   TBM   dengan   harapan   dapat
meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan memperluas wawasan bagi mereka yang telah melek aksara, serta bagi mereka yang putus sekolah atau tamat sekolah tetapi tidak melanjutkan sebagai bekal untuk mengembangkan diri, bekerja atau berusaha secara mandiri dalam setiap aktivitas mereka dalam kehidupan di masyarakat. Adapun nama-nama serta identitas dari calon peserta praktik TBM adalah sebagai berikut:








3
 
 


CALON PESERTA PRAKTIK TBM
Nama Mahasiswa                    : MUHAMMADIAH
NIM                                        : 814656399
POKJAR                                 : NATUNA
UPBJJ UT                               : BATAM

Nama Mahasiswa
 : MUHAMMADIAH

NIM
 : 814 656 399

POKJAR
: NATUNA

UPBJJ UT
: BATAM

No.
Nama Warga Belajar
Jenis Kelamin (L/P)
Tempat dan tanggal lahir
Alamat
1




2




3




4




5




6




7












 
          
KASI DIKMAS
KECAMATAN PULAU LAUT




Syamsul Bahkri
NIP.
 
Instruktur Mata Kuliah




Herlan, S.Sos, M.Si
NIP. 19720521 200604 1 001
 
Mengetahui,
KEPALA DESA AIR PAYANG




M. Rani
 




 
                                                                                
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
B. Organisasi dan Manajemen Taman Bacaan Masyarakat
Sebagai usaha dalam mempermudah langkah kerja kegiatan TBM agar berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan masyarakat, maka disusunlah organisasi dan manajemen TBM sebagai berikut:
a.   KepalaTBM                                      :......................
b.   Staf Bidang Administrasi dan Teknis     :..................
c.   Staf Bidang Layanan Pembaca                  :...................
Adapun Job deskripsi masing-masing bidang, adalah sebagai berikut:
a.     Kepala TBM
      Memimpin TBM.
      Menyusun dan menetapkan program TBM.
      Mengembangkan dan memajukan TBM.
      Melakukan   kerja   sama,   baik   antar   TBM   maupun   institusi   lainnya
(pemerintah/swasta)
      Mengkordinasi      serta      mengawasi/mengontrol      pelaksanaan      tugas
administrasi/pengolahan dan tugas-tugas layanan.
b.    Staf Bidang Administrasi dan Teknis
      Mengurus kegiatan administrasi dan surat-menyurat.
      Mengadakan pemilihan dan pengadaan bahan pustaka.
      Melaksanakan pengolahan bahan pusaka.
      Membuat laporan administrasi dan teknis.
c.   Staf Bidang Layanan Pembaca
   Mempersiapkan dan mengatur tata tertib layanan.

      Melaksanakan/menyelenggarakan layanan.
      Melaksanakan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
      Melaksanakan administrasi keanggotaan.
      Membuat laporan pelayanan dan penggunaan koleksi TBM.
C. Tempat dan Waktu Pclaksanaan
Kegiatan TBM ini dilaksanakan di Desa........... yaitu rumah milik penulis.
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) ini diberi nama ................ Nama ini bermakna
bahwa TBM ini diharapkan nantinya benar-benar TBM bisa menjadi salah satu motor penggerak dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa baik secara material maupun mental spiritual khususnya di lingkungan desa. Adapun waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 3 bulan, dimulai pada minggu pertama bulan Oktober 2010 sampai dengan minggu terakhir pada bulan Nopember 2010.



BAB III
 TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM TBM
A. Strategi Dalam Pelaksanaan Kegiatan TBM
Strategi yang dilakukan dalam program kegiatan ini yaitu membaca menyenangkan "Quantum reading". Jeannette Vos menyatakan bahwa pembelajaran akan berkembang dengan cepat dan mudah dengan melalui penjelajahan dan kesenangan, diantaranya meliputi kegiatan:
1. Mengkonsentrasikan lingkungan.
2.     Menyiapkan suasana yang kondusif dan mencuri perhatian peserta belajar.
3.     Memainkan musik atau menyiapkan kegiatan yang kreatif dan inovatif yang dapat
menarik minat peserta belajar agar lebih intensif dalam mengikuti kegiatan belajar
dan pembelajaran.
4.     Pencanangan tujuan pribadi dan hasil belajar.
Hal ini selaras dengan pernyataan Bobbi De Porter, bahwa tingkat partisipasi anda di dunia sesungguhnya dapat menentukan kemampuan anda untuk belajar dengan kemudahan serta adanya lingkungan yang memperkaya menghasilkan pelajar-pelajar yang lebih baik dalam situasi yang memerlukan pemecahan masalah sementara lingkungan yang melemahkan menghasilkan pelajar-pelajar yang tidak mempunyai minat.
7
 
Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam setiap proses belajar dan pembelajaran tentang setting kegiatan, suasana, kondisi lingkungan pembelajaran melalui penjelajahan dan kesenangan yang kreatif, inovatif dan dapat menarik minat peserta belajar beserta indikator yang memenuhinya sebagai sebuah

proses yang ideal adalah sangat penting dalam membantu menghasilkan subyek pelajar yang handal.
B.  Jadwal Pelaksanaan Kcgiatan Program TBM
Pelaksanaan Kegiatan program TBM pada saat pertemuan pertama telah disepakati diselenggarakan pada hari minggu pagi (08.00 - 10.00),namun ternyata tidak seluruh peserta bisa hadir secara serentak. Oleh karena itu telah dilakukan perubahan jadwal kegiatan melalui kesepakatan bersama, bahwasanya pertemuan-pertemuan berikutnya dilaksanakan pada hari minggu pagi, dimulai jam 09.00 s/d 12.00 WIBA.
C.  Strategi Dalam Meningkatkan Minat Baca Warga Belajar
Upaya yang dilakukan dalam upaya meningkatkan minat baca warga belajar yaitu melalui program-program yang disusun dalam pelaksanaan TBM antara lain:
a.    Memilih bacaan mulai yang sederhana dan tidak terlalu tebal, banyak gambar,
serta sesuai dengan kebutuhan kerja warga.
b.    Menarik minat baca warga belajar dengan memberi contoh membaca terlebih
dahulu kemudian meminta kepada warga belajar lain untuk meneruskan bacaan
yang telah kita baca tersebut.
c.    Apabila ada warga yang mengalanii kesulitan mengenal kata, kita bantu dengan
menyuruhnya untuk memperkirakan dengan kalimat sendiri lanjutan dari kalimat
yang terpotong tersebut atau memintanya untuk meneruskan bacaan tersebut.

d.    Untuk membuat suasana belajar makin menyenangkan kegiatan membaca ini
diselingi dengan kegiatan-kegiatan lain berupa kegiatan penyuluhan tentang cara

memelihara rumput laut yang benar,  atau  informasi  aktual  lainnya yang bermanfaat untuk diketahui warga belajar gemar baca.
e. Tempat untuk melakukan kegiatan gemar baca tidak selalu berada di dalam ruangan, namun kadang-kadang dilakukan di tempat-tempat rekreasi seperti di tepi pantai.
D. Skenario Dalam Proses Perabelajaran
Skenario pembelajaran yang dilakukan melalui tahap-tahap pelaksanaan sebagai berikut yaitu:
1.                 Memberikan mated awal yang menyenangkan berupa kegiatan-kegiatan yang
motivatif, inovatif
2.                

 
Waktu dalam proses kegiatan belajar mengajar dibagi menjadi 3 tahap. kurang
lebih 10 menit tahap pertama diberikan apersepsi dan apresiasi awal berupa
betapa pentingnya penguasaan akan ilmu pengetahuan dan akan pentingnya
membaca, selain itu tutor pendidikan juga melakukan tindakan penyadaran
berupa penjelasan dan memberikan cerita singkat tentang tokoh nasional yang
berpengetahuan luas, misalnya KH. Agus Salim seorang tokoh diplomat kaliber
internasional andalan bangsa Indonesia pada masa Orde Lama. Ternyata resep
beliau   menjadi   tokoh  yang  terkenal   tersebut   adalah   sangat  haus   akan
pengetahuan dan setiap saat selalu tersedia buku bacaan disamping beliau.  50
menit   pemberian   konsep-konsep   dan   latihan   termasuk  adanya   interaksi
kelompok untuk mempraktikkan bacaan dari masing-masing wacana, baik secara
perorangan maupun secara berpasangan. 10 menit terakhir digunakan untuk
menjelaskan beberapa teknik membaca menyenangkan dikaitkan dengan wacana

yang telah disiapkan oleh tutor pendidikan dan memberi soal latihan untuk dikerjakan di rumah.
3. Rencana pelajaran yang diberikan pada tatap muka berikutnya yaitu: (1) Melanjutkan materi pembelajaran membaca menyenangkan (2) Waktu dalam proses belajar mengajar dibagi menjadi 3 tahap. Kurang lebih 10 menit tahap pertama dipergunakan untuk membahas PR yang dianggap sulk. 30 menit mengadakan presentasi di depan kelas untuk mempraktikkan bentuk membaca menyenangkan oleh beberapa anggota kelompok belajar yang telah ditunjuk sekaligus sebagai bentuk tes evaluasi.
Adapun skenario yang dijalankan dalam proses kegiatan TBM adalah sebagai
berikut:


10
 

SKENARIO KEGIATAN SOSIALISASI PRAKTIK TBM

Nama Mahasiswa                    : MUHAMMADIAH
NIM                                        : 814656399
POKJAR                                 : NATUNA
UPBJJ UT                               : BATAM



No.
Materi Sajian
Deskripsi Sajian
Waktu
Media yang digunakan
1
Apersepsi
Memotivasi warga belajar betapa pentingnya penguasaan akan ilmu pengetahuan dari akan pentingnya membaca
10 menit
Tanya jawab
2
Penyadaran Pentingnya kemampuan membaca
Dengan membaca akan menambah wawasan dan pengetahuan sehingga akan mampu meningkatkan pola piker dan cara hidup yang lebih baik
40 menit
Ceramah dan Tanya jawab
3
Penutup
Membaca berpengaruh kepada warga belajar dengan mengambil sikap dalam memecahkan masalah
10 menit
Tanya jawab








Mengetahui,
KASI DIKMAS
KECAMATAN PULAU LAUT




Syamsul Bahkri
NIP.
 


Instruktur Mata Kuliah




Herlan, S.Sos, M.Si
NIP. 19720521 200604 1 001
 




 


E. Kendala dan Upaya Penanggulangan Masalah TBM
Dalam pelaksanaan praktik pembinaan di TBM MA WAR ini penulis meneraui beberapa kendala. Dari diri penulis sendiri sekaligus sebagai tutor pendidikan, kendala-kendala tersebut diantaranya yaitu: (1) kurang mengajak peserta belajar terlibat secara aktif saat proses belajar sehingga penguasaan kelas masih kurang, (3) pada saat memberikan penjelasan dan contoh bacaan sedikit terlalu cepat sehingga agak sulit dipahami oleh peserta belajar yang kategorinya lambat, (2) masih kurangnya membimbing peserta belajar dengan cara berkeliling pada saat peserta belajar menyelesaikan latihan dan praktik membaca secara berpasangan, sehingga tidak mengetahui peserta belajar mana yang mengalami kesulitan.
Untuk mengatasi hal tersebut, tutor pendidikan mendiskusikan dengan peserta belajar dan berkonsultasi dengan teman se-angkatan yang menangani kegiatan serupa untuk menentukan langkah-langkah perbaikan pada pembelajaran selanjutnya. Berdasarkan hasil diskusi dan konsultasi diketahui bahwa selama pembelajaran berlangsung masih banyak peserta belajar yang kurang perhatian dan masih ada yang belum paham tentang cara atau teknik membaca menyenangkan secara benar. Oleh karena, itu peran tutor pendidikan dalam membimbing dan mengajak aktif peserta belajar dalam penanaman konsep perlu ditingkatkan. Dalam arti aktivitas tutor pendidikan masih perlu ditingkatkan.

 
Media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada bahan bacaan yang kurang begitu menarik bagi para peserta belajar (umumnya mereka sudah berusia setengah baya), misalnya cerita rakyat nusantara, buku-buku sejarah nasional. Patut dimaklumi, sebab bahan bacaan tersebut adalah koleksi penulis sendiri sebagai bahan mengajar di sekolah dasar tempat penulis bekerja. Untuk mengatasi hal ini, kemudian


 
penulis berusaha untuk mencari bahan bacaan yang sesuai dengan membeli di toko buku dan meminta bantuan ke teman-teman yang mempunyai koleksi bacaan yang relevan dengan peserta belajar untuk kemudian dihibahkan secara cuma-cuma di TBM MA WAR tempat penulis mengadakan pembinaan taman bacaan masyarakat.

BAB III TAHAPAN EVALUASI KEGIATAN TBM
Pada proses akhir kegiatan, penulis mengevaluasi perkembangan kemampuan daya baca warga belajar dan berapa jumlah wacana yang mampu mereka baca selama dalam pembinaan dengan berpedoman pada format evaluasi yang ada. Selama proses pelaksanaan kegiatan belajar di TBM MA WAR, penulis mencatat hal-hal penting antara lain:
1.                Dari ketujuh orang peserta TBM yang terpilih, yang semula mereka tidak bisa
membaca sekarang sudah mampu mengenal hurup, membaca dan menulis kata-
kata dengan kalimat pendek.
2.       Pada saat pertemuan pertama yang diselenggarakan pada hari minggu pagi,
ternyata  tidak   seluruh   peserta   bisa   hadir   secara   serentak. Namun   Tutor
pendidikan dengan peserta belajar telah membuat kesepakatan, bahwasanya
pertemuan-pertemuan berikutnya dilaksanakan pada hari minggu pagi, dimulai
jam 09.00 s/d 12.00 WITA.
3.       Buku bacaan yang tersedia telah disesuaikan dengan kebutuhan kerja peserta
belajar di TBM, namun koleksi yang ada sangat terbatas.
4.       Untuk membuat suasana belajar makin menyenangkan kegiatan membaca ini
diselingi mencari Tempat untuk melakukan kegiatan gemar baca seperti di
pantai.

 
Penulis sekaligus tutor pendidikan melakukan evaluasi dalam dua bagian, yaitu tes sisipan yang dilakukan setelah beberapa pertemuan, dan tes akhir pada akhir praktik pembinaan di Taman Bacaan Masyarakat "Nurul Hafifah". Dari hasil


 
tes sisipan dan tes akhir diperoleh nilai yang memuaskan dari keseluruhan peserta belajar. Perlu diketahui bahwa kedua tes ini merupakan suatu bentuk evaluasi untuk mengetahui tingkat penguasaan bahan pada satu periode tertentu dalam beberapa pokok bahasan/bahan wacana. Adapun dalam proses penilaian ini adalah didasarkan atas beberapa kriteria keterampilan belajar individual diantaranya yaitu: (1) pelafalan, (2) intonasi, (3) kelancaran membaca.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar