Senin, 21 November 2011

TUGAS KELOMPOK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MODUL V


TUGAS KELOMPOK
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
MODUL V
DISUSUN OLEH :


  1. TETI ARPIANTI          NIM : 814563224
  2. PENI                       NIM : 814563231
  3. NIRWANA             NIM : 814563249
  4. ANNISYAH             NIM : 814563249
 
 






SEMESTER V
UNIVERSITAS TERBUKA
JURUSAN PGSD S1
TAHUN 2010

KEGIATAN BELAJAR I
Pengertian dan Landasan Politik dan Strategi Nasional (Polstranas)

  1. PENGERTIAN POLSTRANAS
1.      Politik Nasional
Definisi ilmu politik bermacam-macam (dasar-dasar ilmu politik, Prof. Dr. Meriam Budiarjo). Dari bermacam-macam defenisi tersebut, dalam modul ini membatasi pengertian pada dua konsep politik yaitu sebagai kepentingan umum dan politik dalam arti kebijaksanaan.
a.      Politik sebagai kepentingan umum
Politik dalam bahasa Inggris disebut politics merupakan suatu rangkaian asas (prinsip), keadaan dan jalan, cara, serta alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau suatu keadaan yang kita kehendaki, disertai dengan jalan, cara dan alat yang akan digunakan untuk mencapai keadaannya. Politik dalam pengertian ini adalah medan tempat keseluruhan individu atau kelompok individu yang bergerak dan masing-masing mempunya kepentingan atau idenya sendiri.
b.      Politik dalam arti kebijaksanaan
Politik dalam arti kebijaksanaan (policy) adalah penggunaan pertimbangan tertentu yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita, keinginan atau keadaan yang kita kehendaki. Kebijaksanaan adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seorang pelaku atau kolompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara untuk mencapai tujuan.
2.      Pengertian Politik Nasional
Politik Nasional ialah asas haluan, kebijaksanaan, dan usaha negara tentang pembinaan, serta penggunaan secara totalitas dari potensi nasional baik yang konvensial maupun yang efektif untuk mencapai tujuan nasional melalui bangnas.
Politik nasional antara lain :
a.      Politik dalam negeri yang diarahkan kepada mengangkat dan memelihara harkat derajat dan potensi rakyat Indonesia.
b.      Politik Luar Negeri yang bersifat bebas aktif anti imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasi.
c.       Politik ekonomi yang bersifat swasembada dan swadaya tanpa mengisolasi diri.
d.      Politik pertahanan keamanan yang keluar bersifat defensif aktif dan diarahkan kepada pengamanan dan perlindungan bangsa dan negara.
3.      Faktor-Fktor yang Mempengaruhi Politik Nasional
Faktor-faktor yang mempengaruhi polstranas yang sesuai dengan metode astagatra dapat dikelompokkan dalam bidang-bidang ideologi politik, ekonomi, sosial budaya dan militer.
a)      Ideologi dan Politik
Potensi ideologi dan politik dihimpun didalam pengertian kesatuan dan persatuan nasional yang menggambarkan kepribadian bangsa keyakinan atas kemampuan sendiri dan yang berdaulat serta berkesanggupan untuk menolong bangsa-bangsa yang masih dijajah guna mencapai kemerdekaan.
b)      Ekonomi
Kesuburan, kekayaan alam, maupun tenaga kerja yang terdapat di Indonesia merupakan potensi ekonomi yang besar sekali, bukan saja untuk mencukupi keperluan sendiri tetapi juga dunia/negara lain.
c)      Sosial Budaya
Kebhinekaan dalam berbagai segi kehidupan bangasa merupakan kerawanan yang dipersatukan agar menjadi kekuatan.
d)      Pertahanan Keamanan
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang lahir dalam kancah revolusi fisik Indonesia, tumbuh menjadi kekuatan militer yang modern dan merupakan inti sistem pertahanan keamanan rakyat semseta.

4.      Pengertian Strategi
Kata Strategi berasal dari kata Yunani yang diartikan sebagai “The Art Of The General” atau seninya seorang panglima. Dalam abad modern sekarang ini, arti strategi tidak lagi terbatas poada konsep atau seni seorang panglima dimasa perang saja, tetapi sudah berkembang dan menjadi tanggung jawab dari setiap pemimpin.
Karl Von Clausewitz (1780-1831) dari Rusia menyatakan strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk kepentingan perang. Perang adalah lanjutan politik dengan cara lain. Dalam pernyataan ini jelas membedakan antara politik dan strategi.
Antoine Henri Jomini (1779-1869) dari Swiss, memberikan strategi bersifat deskriftif. Ia mengatakan bahwa strategi adalah seni menyelenggarakan perang diatas peta dan meliputi seluruh kawasan operasi.
5.      Pengertian Stranas
Politik Nasional pada hakikatnya adalah asas haluan, usaha dan kebijaksanaan umum dalam pembangunan nasional. Dalam bangnas, kekuatan yang digunakan memerlukan pengaturan, penyusunan dan penggunaan yang terarah dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Stranas adalah tatacara melaksanakan politik/kebijaksanaan nasional tersebut.
Strategi mengalami pembaharuan, strategi disusun atas tiga bagian yang terpisah yaitu:
Pertama          : Sasaran yang direncanakan.
Kedua              : Sarana yang tersedia untuk melaksanakan.
Ketiga              : Cara pencapaian sasaran didasarkan pada sarana yang tersedia.
Pemikiran strategi biasanya berkisar pada keadaan lingkungan, pengembangan sasaran alternatif dan cara bertindak yang perlu ditempuh. Setelah diidentifikasi adanya kekuatan yang diperhatikan adalah kecenderunan dari kekuatan dalam jangkauan perencanaan strategik. Beberapa contoh sasaran adalah meningkatkan produksi pangan, meningkatkan penghasilan dan daya beli serta menyediakan lapangan kerja.
Sasaran meningkatkan produksi nasional. Cara bertindak:
1.      Pemberian proteksi/perlindungan kepada industri dalam negeri.
2.      Rehabilitasi jalan.
3.      Perbaikan dan pembangunan jalur pelayaran.
4.      Perluasan jaringan penghubung udara dan telekomunikasi.
Tujuan nasional disebut “National Interest” adalah pernyataan kondisi untuk waktu yang akan datang yang sangat diinginkan oleh suatu bangsa dalam pengertian kualitatif dengan batas-batas yang dapat diukur kearah mana bangsa memusat segenap usahanya melalui jumlah sasaran naional.

  1. LANDASAN POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL
Politik naional merupakan asas haluan usaha dan kebijaksanaan negara dalam pembinaan dan penggunaan totalitas potensi nasional untuk mencapai tujuan naional.
Stranas merupakan tata cara pelaksanaan politik nasional.
Adanya hubungan yang hierarkikal dan terkait antara tannas, wasantara, UUD 1945 dan Pancasila menjadi landasan poltranas. Jadi, landasan poltranas adalah sebagai berikut:
1.      Pancasila
2.      UUD 1945
3.      Wasantara
4.      Tannas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar